SAAT RAGA MULAI MENJERIT, HATI PUN BERBICARA

29 May

Mungkin saya kurang tau untuk  memulai ini darimana, tapi yang jelas saya ingin dan sangat ingin mengeluarkan unek unek  yang ada disini, di hati saya. Yang mungkin sudah lama saya pendam sendiri tanpa ada seorang pun yang tau, bahkan orang terdekat saya sekalipun. Mereka hanya tau kalau senyum palsu saya selama ini adalah kebahagian yang sempurna, senyum seorang gadis yang tanpa ada beban dalam menjalani kehidupan ini. Mereka tidak pernah tau alasan kenapa saya bisa tersenyum seikhlas itu, mungkin karna saya hanya terbawa arus dengan mengikuti gelak tawa mereka dengan kebahagiaan mereka yang riil (nyata) dan sebenarnya.

Dan mungkin ada satu hal lagi yang saya pikir penting sebagai alasan mengapa saya masih bisa tersenyum dengan masalah yang sehebat itu menimpa saya, ya itu adalah senyum sebagai rasa syukur kapada Allah yang masih memberi kesempatan saya untuk tegar dan tetap kuat dalam menjalani hidup ini, seberat apapun ujian yang saya terima dan menuntun saya agar sanggup menyelesaikannya secara bijaksana walaupun saya belum cukup dewasa dalam menghadapinya. Tetapi pengalaman mengajarkan sayabegitu banyak hal yang sangat beharga, sepahit apapun itu. Karena Tuhan  tidak pernah tidur dan selalu melihat semua apa yang ada di duar dan di dalam hati hamba-Nya.

Terima kasih Tuhan !!

 

*Note: Sebenarnya tulisan ini masih ada sambungannya bahkan sangat panjang, tapi terlalu frontal untuk blak-blakan disini. Jadi lebih baik disensor dan cukup saya dan Tuhan yang tau🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: